Sutradara Reza Oktovian Memulai Syuting Harusnya Horor! Dibintangi Lula Lahfah, AAA Clan hingga Geng Marapthon Diproduksi Ess Jay Pictures, Tayang Tahun 2026 di Bioskop
Film Harusnya Horor akan menceritakan tentang sosok hantu yang tak seram bekerja sama dengan sekelompok konten kreator horor kismin yang butuh duit untuk bikin konten-konten horor agar si setan bisa betulan seram dan memenuhi keinginan terakhirnya—yang dalam perjalanannya, mereka malah sama-sama belajar tentang arti hidup, koneksi, dan cinta.
Film Harusnya Horor sekaligus menandai perjalanan penting Ess Jay Studios, yang selama ini sudah dikenal dalam memproduksi karya-karya layar kaca yang telah melekat di hati penonton. Bersama Reza Oktovian, yang juga menjalani debutnya sebagai sutradara, film Harusnya Horor juga menandai perjalanan penting bagi rumah produksi kami lewat Ess Jay Pictures untuk melahirkan karya-karya layar lebar. Semoga saat filmnya rilis akan banyak menghibur penonton Indonesia,” ujar produser David Suwarto.
“Film Harusnya Horor kini siap memulai syuting. Setelah proses development hingga reading, saatnya memproduksi film ini dan tunggu tayangnya tahun depan! Senang rasanya berkarya bersama dengan teman-teman dan dari lingkungan yang mendukung penuh terciptanya film Harusnya Horor. Di film ini, saya mengajak teman-teman saya untuk ikut bermain. Selain menceritakan tentang konten kreator horor, film ini juga punya tema tentang persahabatan. Semoga, selain harusnya juga bikin horor tapi tetap memberikan kehangatan dan menghibur untuk penonton,” kata sutradara Harusnya Horor Reza Oktovian.
Reza menambahkan, film Harusnya Horor menjadi level barunya dalam berkarya dan berkarya. Setelah dikenal sebagai salah satu YouTuber tersukses Tanah Air dan berhasil menjadi fenomena di dunia musik, Reza pun kini akan melanjutkan jejaknya di industri perfilman Indonesia. Setelah beberapa kali turut membintangi judul film sebagai pemeran, kini ia pun mendorong batas kreativitasnya lewat penyutradaraan.
“Dari awal, saya sudah tertarik dengan sosok Reza Arap, mulai dari konten YouTube-nya, musiknya, dan penampilannya di film. Setelah melihat Marapthon, saya semakin yakin bahwa dia mampu memproduksi film yang berkualitas. Akhirnya, kami memutuskan untuk bekerja sama dengannya,” ujar produser Jimmy Lalwani.
**
TENTANG ESS JAY STUDIOS
Ess Jay Studios didirikan pada 1 Agustus 2022 oleh David Suwarto, Sridhar Jetty dan Jimmy Lalwani sebagai anak perusahaan dari SinemArt. Rumah produksi ini memiliki visi untuk menciptakan karya berkualitas tinggi yang mampu menginspirasi dan menghibur masyarakat.
Debutnya dengan sinetron Tajwid Cinta menandai langkah awalnya di industri hiburan. Hingga saat ini Ess Jay Studios sudah menghasilkan banyak judul sinetron seperti, Bidadari Surgamu, Satu Cinta Dua Hati, Saleha dan Cinta di Ujung Sajadah yang dibuat berdasarkan novel laris karya Asma Nadia.
Mengawali perjalanan sinetron yang sukses, pada 2025, Ess Jay Studios melalui brand Ess Jay Pictures siap merambah layar lebar dengan memproduksi film-film menarik berjudul Tiba-tiba Setan dan Harusnya Horror, memperkuat posisinya sebagai perusahan kreatif yang akan terus berkembang.
Komentar
Posting Komentar